Post Terbaru

KOPENHAGEN - Sebanyak 25 kepala negara menggelar pertemuan khusus di sela-sela pertemuan para pihak (COP ke-15) dalam KTT PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) Kamis 17 Desember pukul 23.00, waktu Kopenhagen, Denmark.
Pertemuan tersebut berakhir pada Jumat (18/12/2009) pukul 02.00 dan dilanjutkan pagi tadi. Pertemuan diinisiasi oleh PM Denmark Lars Loekke Rasmussen dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama turut serta dalam pertemuan itu.
"Sekarang ini situasi masih belum menjanjikan. Tadi malam mereka berkumpul karena banyak mengalami kebuntuan," ujar Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di Hotel Crowne, Kopenhagen, seperti dilaporkan wartawan okezone Nurfajri Budi Nugroho.
Pertemuan tersebut menghasilkan teks yang menurut tuan rumah penyelenggara bisa menjadi butir kesepakatan. Teks tersebut kembali dibahas untuk mendapatkan revisi.
Dalam teks itu, Presiden SBY mengusulkan mengenai insentif bagi negara-negara yang berhasil menekan laju deforestasi di negaranya. "Presiden usul satu paragraf mengenai ini, dan tidak banyak mengalami tentangan. Nampaknya ini akan masuk," kata Dino.
Namun begitu, secara umum belum ada kepastian apakah akan ada konsensus yang dihasilkan dalam KTT. "Padahal nanti pukul 03.00 (waktu setempat) akan ditandatangani," imbuhnya.
Saat ini masih ada jurang yang lebar dan perdebatan yang terjadi cenderung emosional. Meski begitu pergerakan dan dinamika cenderung lebih lambat karena sudah mulai ada titik temu, terutama soal pendanaan.
hm...Maju Terus Indonesia.....
BalasHapus